Industri yang Mengandalkan Tali Rafia, Dari Agrikultur hingga Logistik

01 Juli 2025

https://cms.laksanamas.co.id/images/blog/1751939184.jpg

Siapa sangka sebenarnya ada banyak industri yang menggunakan tali rafia sebagai bagian penting dari proses kerja mereka? Bahan ini ringan, lentur, dan kuat, sehingga berperan penting dalam kegiatan operasional harian berbagai sektor usaha. Apalagi, dengan biaya produksi yang rendah dan daya tahan yang cukup tinggi, tali rafia menjadi pilihan ekonomis dan efisien untuk berbagai skala industri. Lantas, seperti apakah penggunaan rafia di industri? Simak di sini!

Contoh Industri yang Menggunakan Tali Rafia

Berikut adalah berbagai sektor industri yang menggunakan tali rafia untuk aneka keperluan:

  • Industri pertanian dan kebun

Salah satu sektor utama yang memanfaatkan tali rafia untuk industri adalah pertanian. Di kebun maupun ladang, tali ini digunakan untuk mengikat tanaman, menopang batang yang masih muda, hingga mengatur jarak tanam. Misalnya, pada perkebunan di daerah Jawa Timur, petani menggunakan tali rafia untuk mengikat tanaman ke tiang-tiang penyangga agar tidak roboh tertiup angin.

  • Industri logistik dan pengemasan

Dalam industri logistik dan pengemasan, tali rafia berguna untuk mengikat paket, mengamankan barang dalam pengiriman, atau bahkan mengelompokkan barang-barang dalam jumlah besar. 

Sebagai contoh, perusahaan ekspedisi di Jakarta menggunakan tali rafia sebagai solusi pengikat cepat saat mengemas barang-barang ringan hingga sedang. Sebab, penggunaan rafia di industri logistik membantu mempercepat proses kerja tanpa mengorbankan kekuatan ikatan.

  • Perikanan dan kelautan

Di daerah pesisir, tali rafia digunakan oleh nelayan untuk berbagai keperluan, mulai dari mengikat jaring ikan, memperbaiki peralatan tangkap, hingga mengamankan perahu kecil saat bersandar. Studi kasus di pesisir Rembang menunjukkan bahwa nelayan lokal lebih memilih tali rafia karena ringan dibawa saat melaut dan tidak mudah rusak meskipun sering terkena air asin.

  • Konstruksi dan renovasi

Walaupun terdengar tidak biasa, industri konstruksi ternyata juga merupakan industri yang menggunakan tali rafia cukup intensif. Di lapangan, tukang sering memakai tali ini untuk mengikat besi tulangan, mengatur garis lurus pada saat pengecoran, hingga menandai batas-batas area kerja. Sebuah proyek renovasi rumah di Bandung, misalnya, melaporkan efisiensi waktu 15% lebih cepat setelah mengganti pengikat logam sementara dengan tali rafia karena pemasangannya yang lebih mudah dan fleksibel.

  • Retail dan pengepakan produk

Dalam sektor retail, tali rafia digunakan untuk pengepakan produk, terutama dalam usaha grosir atau pasar tradisional. Pengemasan menggunakan tali rafia dinilai lebih hemat dan kuat dibandingkan pita plastik biasa. Di sebuah toko sembako besar di Surabaya, tali rafia menjadi solusi pengikat karung beras, kardus mie instan, hingga plastik besar berisi kebutuhan pokok.

  • Kerajinan tangan dan dekorasi

Meski sudah dikenal luas, tali rafia untuk industri kerajinan tetap menarik untuk dibahas. Di sini, tali rafia tidak hanya digunakan untuk mengikat kemasan, tapi menjadi bahan utama dalam pembuatan produk. Contohnya, pengrajin di Bali memanfaatkan rafia sebagai bahan dasar untuk membuat tas, dompet, dan dekorasi dinding.

  • Usaha mikro dan UMKM

Di sektor UMKM, penggunaan rafia sangat beragam. Mulai dari pengemasan makanan ringan, pembuatan keranjang anyaman, hingga pengikat tanaman dalam pot. Sebuah UMKM pengrajin bunga hias di Yogyakarta mengaku bahwa tali rafia sangat membantu dalam mengikat tangkai bunga buatan karena lebih fleksibel dibandingkan kawat.

Perbedaan Kebutuhan Tiap Industri

Setiap sektor tentu memiliki kebutuhan berbeda terkait jenis dan kualitas tali rafia. Di sektor pertanian, biasanya diperlukan tali yang tahan terhadap sinar UV dan cuaca ekstrem. Di sisi lain, industri pengemasan dan logistik lebih membutuhkan tali yang kuat dan tidak mudah putus. Industri kerajinan bahkan membutuhkan tali rafia dengan warna dan tekstur tertentu agar cocok dijadikan bahan utama produk.

Potensi Pasar Rafia di Sektor Industri

Melihat banyaknya industri yang menggunakan tali rafia, potensi pasar tali rafia sangat terbuka lebar. Produksi dalam negeri mampu menyesuaikan spesifikasi yang dibutuhkan oleh masing-masing sektor, dari kekuatan tarik hingga variasi warna. Peluang ekspor pun cukup menjanjikan, terutama untuk kerajinan dan pengepakan. Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian dan UMKM juga mendorong pemanfaatan bahan lokal seperti rafia agar menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.

Tidak berlebihan jika dikatakan bahwa penggunaan rafia di industri akan terus meningkat seiring dengan kebutuhan efisiensi dan keberlanjutan dalam proses produksi. Jika kamu terlibat di salah satu bidang industri tersebut, tidak ada salahnya mempertimbangkan tali rafia sebagai pilihan andalan. 

Salah satu rekomendasinya adalah Laksana Mas Agung yang menyediakan berbagai macam pilihan tali rafia berwarna-warni yang kokoh sekaligus lentur. Bahkan, kamu juga bisa bergabung dalam program kemitraan Laksana Mas Agung untuk mendapatkan harga grosir lebih murah dan gratis ongkos kirim khusus pengiriman wilayah Jabodetabek. Klik di sini untuk informasi lebih lanjut!