Yuk, Kenalan dengan 3 Jenis Plastik Ramah Lingkungan!

18 Februari 2023

https://cms.laksanamas.co.id/images/blog/1676710438.jpg

Di mana-mana, kamu pasti bisa menemukan plastik dengan mudah. Entah itu dalam bentuk kantong plastik, perabotan berbahan dasar plastik, dan masih banyak lagi. Padahal, penggunaan plastik secara berlebihan dapat merugikan manusia karena sifatnya yang tidak ramah lingkungan.

Berangkat dari hal tersebut, banyak perusahaan mulai mengurangi penggunaan plastik. Misalnya saja, toko swalayan di beberapa kota tidak lagi memberikan kantong belanja yang terbuat dari plastik bagi para pembeli. Selain mengurangi, solusi lainnya adalah dengan penggunaan plastik ramah lingkungan untuk menggantikan plastik tidak ramah lingkungan.

Memangnya, apa saja kerugian yang diterima jika tidak menggunakan plastik eco-friendly?

Baca Juga: Yuk, Lakukan 4 Cara Mengurangi Sampah Plastik Ini Sekarang Juga!

Kerugian menggunakan plastik tidak ramah lingkungan

Ada banyak sekali kerugian penggunaan plastik tidak ramah lingkungan. Namun, secara umum, kerugian tersebut bisa dikerucutkan menjadi tiga hal. Apa saja?

1. Mengancam kesehatan manusia

Pada tahun 2022 kemarin, sebuah studi menemukan bahwa darah dari 80% populasi yang diuji ternyata mengandung partikel mikroplastik. Singkatnya, mikroplastik adalah hasil uraian plastik yang tidak sempurna sehingga membentuk suatu partikel yang sangat kecil. Mikroplastik bisa masuk ke tubuh dari makanan dan minuman yang terkontaminasi, atau bahkan dari udara yang dihirup.

Lalu, apa efeknya pada manusia? Mikroplastik ini diduga dapat menyebabkan kerusakan sel manusia hingga masalah kesehatan lainnya, seperti kanker dan gangguan perkembangan saraf.

2. Mengganggu kelestarian satwa liar

Apakah kamu pernah melihat video sedotan yang tersangkut pada penyu? Atau, mungkin kamu pernah tahu kalau perut ikan paus ternyata berisi banyak sekali sampah karena mereka mengiranya sebagai makanan? Nah, itu adalah beberapa contoh saja dari banyaknya kasus sampah plastik yang mengganggu kehidupan satwa liar.

Sama seperti manusia, hewan yang tidak sengaja mengonsumsi plastik tentu akan mengalami berbagai macam masalah kesehatan. Mulai dari gangguan pencernaan, malnutrisi, hingga kematian bisa disebabkan karena konsumsi plastik tersebut.

Selain itu, hewan yang mengonsumsi plastik ini bisa juga menjadi perantara bagaimana partikel mikroplastik masuk ke tubuh manusia. Tentu saja, hal itu terjadi saat manusia mengonsumsi hewan-hewan tersebut.

3. Sangat sulit terurai

Semua kerugian tersebut tidak terlepas dari sifat plastik yang sangat sulit terurai. Bahkan, sebuah studi mengungkapkan kalau partikel plastik bisa bertahan hingga ribuan tahun. Artinya, akumulasi sampah plastik akan terus menghantui kehidupan kita, berikut dengan bahan kimia beracun yang terkandung dalam plastik tersebut.

Inilah yang menjadi alasan mengapa saat ini banyak sekali tumpukan sampah plastik di Tempat Pembuangan Akhir atau bahkan di beberapa titik di samudera. 

Jenis-jenis plastik ramah lingkungan

Melihat bagaimana parahnya sampah plastik bagi kehidupan, tidak heran kalau banyak orang mulai membuat berbagai macam plastik ramah lingkungan. Tujuan mereka hanya satu, untuk mengurangi sampah plastik yang dapat merusak bumi. Memangnya, apa saja plastik eco-friendly yang saat ini beredar di pasaran?

1. Bioplastik

Pertama, ada bioplastik yang terbuat dari bahan organik, seperti tepung jagung. Jika plastik bisa membutuhkan waktu ribuan tahun untuk terurai, bioplastik dapat terurai hanya dalam hitungan minggu saja.

2. Biodegradable

Berikutnya terdapat bahan plastik biodegradable. Plastik ini dibuat seperti plastik pada umumnya, hanya saja diberikan bahan tambahan agar proses penguraiannya bisa lebih cepat. Jadi, plastik akan terurai jika terkena sinar yang cukup atau terpapar oksigen.

3. Plastik daur ulang

Jenis plastik eco friendly yang terakhir adalah plastik daur ulang. Sesuai namanya, plastik ini dibuat dengan cara mendaur ulang plastik yang sudah tidak terpakai. Kemudian, plastik daur ulang digunakan untuk membuat berbagai produk lain seperti ember, bangku plastik, hingga tali rafia.

Baca Juga: Cara Mengelola Sampah di Rumah, Simpel dan Mudah!

Mengingat banyaknya kerugian dari plastik yang tidak ramah lingkungan, maka mengurangi penggunaan plastik adalah pilihan yang bagus. Selain itu, menggunakan plastik ramah lingkungan juga bukan solusi yang buruk jika kamu memang membutuhkan produk yang terbuat dari plastik.

Nah, produk tali rafia dari Laksana Mas Agung merupakan salah satu produk yang terbuat dari plastik ramah lingkungan. Ya, tali rafia ini terbuat dari plastik daur ulang yang telah diproses sedemikian rupa untuk menciptakan tali rafia dengan kualitas bagus. Kalau tertarik membeli tali rafia Laksana Mas Agung, kamu bisa kunjungi toko online-nya di Shopee serta Tokopedia!